Detail Cantuman Kembali

XML

kekuatan sambungan las material aluminium 5083 dengan variasi ayunan pengelasan


Pengelasan merupakan suatu cara dalam proses penyambungan 2 logam yang sejenis atau berbeda jenis. Dalam proses pengelasan juga sangat memperhatikan adanya perubahan struktur dan cacat las yang ditimbulkan akibat prosedur pengelasan yang salah. Pengelasan yang dianggap cacat karena dari segi penembusan pengelasan yang tidak sempurna, maka perlu adanya perbaikan atau pengelasan yang berulang. Hal tersebut akan menimbulkan bertambahnya luasan daerah HAZ (Heat Affected Zone) dan penurunan kekuatan. Dalam hal ini, maka dilakukan penelitian tentang pngelasan dengan variasi pola ayunan O (Melingkar), Z (Zig-zag), dan tanpa pola ayunan (Lurus) pada material aluminium 5083 Enggine Girder kapal SEABUS U-01, jenis las GMAW (Gas Metal Arc Welding) dengan posisi 1G (Down Hand). Prosedur spesimen dan pengujian mengacu pada BV (Bureau Veritas) Materials and Welding Section II tahun 2005. Untuk setiap pola ayunan masing-masing tiga spesimen. Dari penelitian ketiga pola ayunan pengelasan tersebut didapatkan hasil kekuatan tarik untuk jenis pola ayunan O (Melingkar) sebesar 273,16 Mpa, Pola ayunan Z (Zig-zag) sebesar 276,45 Mpa, dan tanpa pola ayunan (Lurus) sebesar 288,681 Mpa, maka dari kekuatan tarik yang didapat adalah pola tanpa ayunan (ayunan lurus) memiliki harga kekuatan tarik paling baik di banding pola lainnya. Akan tetapi, dalam analisa dengan ANAVA dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengruh yang signifikan antara pola ayunan pengelasan yang dilakukan pada Engine Girder SEABUS U-01.
Tri Maryo Alfons - Personal Name
Nur Yanu Nugroho - Personal Name
Tri Agung K. - Personal Name
621.14.10 Tri k
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2014
Surabaya
xv, 103 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...